NIB UMKM: Pengertian, Syarat, dan Cara Daftarnya, Lengkap!

NIB UMKM: Pengertian, Syarat, dan Cara Daftarnya, Lengkap!

Istilah NIB UMKM atau Nomor Induk Berusaha Usaha Mikro Kecil dan Menengah, mungkin awam di telinga masyarakat umum. Namun, istilah ini menjadi salah satu pengetahuan yang wajib para pelaku usaha ketahui.

Maka dari itu, yuk simak artikel berikut hingga akhir untuk mendapatkan penjelasan lengkapnya tentang pengertian, persyaratan, hingga prosedurnya!

Pengertian NIB UMKM

Nomor Induk Berusaha UMKM umumnya terdiri dari 13 digit angka yang merupakan identitas legal suatu usaha, dengan manajemen dan operasional aktif berskala bisnis kecil dan menengah. Kemudian, lembaga yang mengeluarkan nomor identitas tersebut adalah lembaga Online Single Submission (OSS).

Diketahui, OSS sendiri merupakan suatu lembaga yang memiliki sistem dan hak penerbitan perizinan usaha yang terintegrasi secara online.

Jadi, jika sebelumnya Kopers hanya dapat mengurus pendaftaran NIB untuk usaha melalui instansi-instansi terkait secara offline, saat ini telah hadir OSS yang seluruh prosesnya bisa ditempuh secara digital.

Persyaratan Mendaftar NIB Melalui OSS

Sebelum membahas tentang persyaratan registrasi, Kopers wajib memahami terlebih dahulu bentuk usaha yang akan dijalankan, apakah UMKM tersebut milik perseorangan atau badan usaha. Sebab, dokumen-dokumen yang perlu dipersiapkan akan berbeda.

Persyaratan dokumen untuk UMKM perseorangan ada di bawah ini!

  • Nomor Induk Kependudukan (NIK).
  • Informasi lengkap terkait: alamat tinggal, bidang usaha, lokasi dan besaran rencana penanaman modal, rencana penggunaan tenaga kerja, kontak usaha, NPWP, dan rencana pengajuan fasilitas pendukung.
  • Tanda bukti peserta BPJS Ketenagakerjaan atau BPJS Kesehatan reguler.
  • Pengesahan Rencana Penggunaan Tenaga Kerja Asing (RPTKA), ini khusus tenaga kerja yang berstatus WNA.

Sementara untuk persyaratan dokumen NIB UMKM badan usaha, ada beberapa tambahan selain dokumen-dokumen yang telah tersebut di atas. Inilah 6 dokumen persyaratannya!

  • Status penanaman modal.
  • Nomor akta pendirian badan usaha dan pengesahan.
  • Data lengkap pemegang saham dan pengelola.
  • Bila terdapat suntikan modal dari luar negeri, harus dicantumkan negara asalnya.
  • Maksud dan tujuan pendirian badan usaha.
  • Nomor telepon dan email resmi badan usaha.

Khusus badan usaha, NPWP yang diserahkan harus atas nama milik bisnis tersebut, yang sebelumnya telah didaftarkan atau yang terpilih sebagai penanggung jawab usaha. Jika persyaratan-persyaratan di atas telah terpenuhi, baru Kopers bisa melangkah ke tahap berikutnya, yaitu prosedur permohonan NIB.

Cara Daftar NIB UMKM Online

Langkah selanjutnya adalah mendaftar NIB UMKM secara online melalui halaman resmi dari OSS. Tahapan pertama yaitu dengan melakukan registrasi di halaman resmi OSS. Simak tutorial lengkapnya mulai dari pembuatan akun OSS hingga pendaftaran NIB berikut ini!

  • Masuk ke halaman utama OSS.
  • Kemudian pilih menu ‘Daftar’.
  • Selanjutnya, pilih skala usaha ‘UMK’ dan klik ‘Orang Perseorangan’. 
  • Lalu masukkan NIK beserta nomor ponsel yang masih aktif. Selain itu, Kopers juga dapat memilih opsi ‘Daftar Menggunakan e-Mail’.
  • Klik ‘Verifikasi’, maka kode OTP akan terkirim melalui aplikasi WhatsApp ataupun nomor telepon aktif.
  • Masukkan kode OTP dan akses OSS kembali.
  • Setelah itu buat kata sandi, dan pilih ‘Lanjut’.
  • Lengkapi semua dokumen sesuai dengan riwayat yang terekam dalam database Dukcapil.
  • Kroscek sekali lagi, jika sudah benar semua, maka klik centang persetujuan yang diminta.
  • Terakhir, pilih menu ‘Daftar’.

Langkah selanjutnya, apabila telah memiliki akun alias hak akses di OSS, Kopers harus melanjutkan pendaftaran sesuai prosedur.

  • Akses kembali halaman OSS dan klik ‘Masuk’ atau menu ‘Ajukan Perizinan Usaha Mikro dan Kecil’.  
  • Silakan memasukkan akun yang sudah didaftarkan, lalu login sesuai pendaftaran sebelumnya baik itu melalui nomor telepon atau email dan kata sandi.
  • Masukkan captcha sesuai yang tampil di layar.
  • Klik ‘Masuk’ dan pilih ‘Perizinan Berusaha’ dan dilanjutkan ‘Permohonan Baru’.
  • Isi data-data secara lengkap sesuai pilihan NIB untuk perseorangan atau badan usaha.
  • Periksa ulang data setelah mengisi, jika sudah yakin benar, centang kolom ‘Pernyataan Mandiri’.
  • Proses pengajuan selesai dan tunggu hingga terbit.

Langkah-langkah tersebut berlaku untuk pendaftaran UMKM perseorangan, sedangkan untuk badan usaha, Kopers dapat mengikuti panduan di laman OSS.

Sebagai informasi, untuk proses pendaftaran NIB UMKM online hingga dokumen bisa terbit biasanya memakan waktu minimal tiga hari kerja. Akan tetapi, padatnya antrean juga bisa mempengaruhi durasi tunggu penerbitan NIB maksimal hingga dua minggu.

NIB UMKM, Perizinan Digital yang Mempermudah Pelaku Usaha

Sebagian pelaku bisnis masih merasa bahwa NIB UMKM bukan merupakan sesuatu yang penting, apalagi wajib untuk diproses. Padahal, NIB sendiri memiliki banyak manfaat.

Terlebih, pengajuan perizinan tersebut dilakukan secara online sehingga tidak memakan banyak waktu, tenaga, hingga biaya. Cukup dengan memenuhi semua persyaratan wajib, Kopers bisa langsung meregistrasikan usaha melalui OSS secara gratis. Tentunya, tanpa potongan pungli yang meresahkan. Selamat mencoba!

Baca Selengkapnya: Mengenal Arti UMKM Beserta Ciri, Kriteria, dan Contohnya!

You May Also Like

About the Author: PROPERTREE

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *